Service Charge: Definisi, Manfaat, dan Tips Menerapkannya
Saat membayar tagihan di restoran, mungkin Anda pernah melihat biaya tambahan selain pajak? Biaya tersebut biasanya merupakan service charge. Ada berbagai alasan di balik keputusan restoran untuk menerapkan sistem biaya tersebut. Jika Anda juga berencana untuk melakukannya, sebaiknya ketahui dulu tips penerapan yang tepat supaya pelanggan tidak kabur. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya melalui ulasan berikut!
Apa Itu Service Charge?
Service charge, atau biaya layanan, adalah biaya tambahan sebagai kompensasi atas layanan yang diberikan kepada pelanggan. Sistem ini umumnya diterapkan oleh bisnis di industri jasa, seperti restoran dan hotel. Biasanya, biaya layanan dihitung dalam persentase tertentu dari total tagihan pelanggan, misalnya 10% hingga 15%. Kemudian, biaya tersebut akan secara otomatis ditambahkan saat transaksi. Ini berbeda dengan tip yang bersifat opsional atau sukarela sesuai kemampuan pelanggan.
Manfaat Service Charge bagi Bisnis
Lebih dari sekadar biaya tambahan, service charge juga dapat memberikan sejumlah manfaat bagi bisnis maupun pelanggan, yaitu:
-
Meningkatkan kesejahteraan karyawan
Melalui penerapan biaya layanan, Anda bisa memberikan insentif tambahan kepada karyawan tanpa perlu mengandalkan sistem tip yang cenderung sukarela. Biasanya, bisnis membagikan biaya layanan secara merata atau sesuai sistem yang berlaku dalam tim.
Dengan kata lain, karyawan jadi bisa menerima pendapatan tambahan dari biaya layanan. Mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan, pada saat bersamaan, merasa lebih dihargai atas usaha mereka dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.
-
Meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan
Saat karyawan merasa dihargai, idealnya mereka akan semakin termotivasi untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Service charge dapat menjadi insentif bagi karyawan untuk bekerja secara lebih ramah, responsif, dan profesional. Jadi, pelanggan akan mendapatkan layanan yang lebih baik secara keseluruhan, serta merasa lebih dihargai dan dihormati. Sehingga, mereka akan lebih tertarik untuk kembali mengunjungi bisnis Anda.
Baca juga: Kepuasan Pelanggan: Manfaat, Faktor Penentu, dan Cara Mengukurnya
-
Menutupi pengeluaran usaha
Dalam operasional bisnis, khususnya pada sektor jasa, terdapat banyak biaya yang perlu Anda tanggung. Contohnya, perawatan fasilitas kerja, pelatihan karyawan, atau biaya tambahan untuk kenyamanan tempat usaha. Nah, adanya biaya layanan bisa membantu Anda menutup sebagian dari pengeluaran tersebut. Anda pun jadi tidak perlu menaikkan harga produk secara signifikan.
Cara Menetapkan Persentase Service Charge
Supaya bisa merasakan berbagai manfaat di atas secara maksimal, terapkan sistem service charge yang adil dan transparan dengan cara-cara berikut:
-
Perhatikan kondisi pasar dan biaya yang ditetapkan pesaing
Lakukan riset pasar untuk mengetahui standar biaya layanan yang berlaku pada industri bisnis Anda. Cari tahu persentase biaya layanan yang umumnya dikenakan bisnis serupa, lalu pelajari bagaimana strategi mereka dalam menetapkan biaya tambahan. Tak kalah penting, Anda juga perlu mengetahui apakah target pelanggan terbiasa dengan biaya tersebut atau justru menghindarinya.
Baca juga: Pengertian, Contoh, Manfaat Memiliki Target Pasar untuk Bisnis
-
Sesuaikan dengan pengeluaran dan margin keuntungan yang diinginkan
Penetapan service charge juga perlu memperhitungkan biaya lain dalam bisnis. Karena itu, pertimbangkan dulu biaya operasional seperti pemeliharaan peralatan, pelatihan karyawan, gaji karyawan, dan peningkatan fasilitas layanan. Idealnya, biaya layanan harus mampu menutupi sebagian biaya operasional tanpa menyebabkan harga total terlalu mahal bagi pelanggan.
-
Komunikasikan kepada pelanggan
Transparansi merupakan kunci agar pelanggan menerima biaya layanan dengan baik. Jadi, cantumkan dengan jelas pada menu bahwa bisnis Anda menerapkan biaya layanan. Jangan lupa pula sebutkan persentasenya. Kemudian, beri tahu kembali kepada pelanggan sebelum mereka membayar supaya mereka tidak terkejut saat melihat tagihan.
-
Uji coba dan evaluasi secara berkala
Setelah resmi menerapkan biaya layanan, lakukan evaluasi secara berkala untuk memantau efeknya bagi bisnis dan kepuasan pelanggan. Pantaulah apakah ada perubahan dalam jumlah kunjungan pelanggan setelah implementasi biaya layanan. Selain itu, kumpulkan feedback pelanggan melalui survei sederhana. Tak perlu melakukannya secara manual, Anda bisa menggunakan platform Manajemen Pelanggan yang tersedia di perangkat kasir Moka Prime.
Platform ini memiliki fitur Customer Feedback yang memungkinkan pelanggan untuk memberikan feedback secara langsung melalui Moka Prime. Anda bisa mempelajari setiap feedback tersebut melalui dashboard Moka untuk meningkatkan kualitas layanan.
Adanya service charge tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan, tapi juga mengoptimalkan layanan pelanggan. Supaya penerapannya efektif, lakukan evaluasi berkala dengan mengumpulkan feedback pelanggan. Manfaatkan fitur Customer Feedback pada platform Manajemen Pelanggan yang tersedia di Moka Prime. Dapatkan perangkatnya sekarang juga atau kunjungi website Moka POS untuk info selengkapnya!