Startup adalah: Karakteristik serta Perbedaan Startup dan Online Shop

Startup adalah: Karakteristik serta Perbedaan Startup dan Online Shop – Apakah Anda pernah menonton serial drama Korea berjudul Start-Up? Ya, serial ini sangatlah populer di kalangan penonton, terutama pencinta drama Korea.

Apalagi, kisah Nam Do-san dan Han Ji-pyeong sangatlah seru dan memberikan banyak pelajaran. Ya, jika sudah menonton drama ini, Anda akan paham soal beragam tantangan yang dibutuhkan untuk mendirikan startup.

Namun, terlepas dari cerita fiksi tersebut, sebenarnya, apa itu startup? Lalu, apa benar mendirikan startup begitu sulit sehingga harus merasakan jatuh bangun ketika membangun bisnis? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut adalah segala hal yang harus Anda ketahui sebelum mendirikan startup Anda sendiri.

Startup adalah …

startup adalah

Startup adalah perusahaan yang baru saja mulai beroperasi. Rata-rata perusahaan startup belum sampai 5 tahun. Maka, tidak heran apabila startup sering disebut dengan perusahaan rintisan.

Kebangkitan startup dimulai sejak tahun 2000-an ketika banyak perusahaan dot-com didirikan dengan waktu hampir bersamaan. Hal itu membuat banyak orang yang mulai mengenal internet sebagai sumber penghasilan baru untuk bisnisnya.  

Sebelum tahun 2000-an, startup dapat diartikan sebagai perusahaan yang baru berdiri. Namun saat ini, perusahaan startup memiliki arti sebuah perusahaan baru yang berjalan dengan menerapkan inovasi teknologi sebagai bisnis intinya. Startup saat ini sangat identik dengan sebuah aplikasi, teknologi informasi, dan dunia digital.

Di Indonesia, bisnis startup saat ini sedang bertumbuh dengan pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Sudah pasti Anda sudah tidak asing dengan deretan startup asal Indonesia seperti Gojek dan Tokopedia bukan?

Baca juga: Usaha Modal 1 Juta? Ini 15 Ide Bisnis Kreatif Bikin Untung

Ditambah lagi ekspansi Gojek ke empat negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina. Hal itu membuktikan bahwa startup asal Indonesia mampu untuk bersaing dengan perusahaan dari berbagai negara.

Para investor sudah mulai percaya untuk mendanai startup asal Indonesia karena yakin memiliki potensi yang besar untuk bersaing di pasar global. 


5 Karakteristik Startup

karyawan muda sedang brainstorming atau meeting - generasi milenial - tampak senang dengan kantor

1. Usia berdiri

Biasanya, suatu perusahaan dapat digolongkan sebagai startup apabila usianya masih kurang dari lima tahun. 

2. Jumlah karyawan

Sebagai perusahaan baru yang masih merintis, startup biasanya memiliki jumlah karyawan yang masih sedikit, yang mana biasanya tidak sampai 40 orang.

3. SDM berkualitas

Walaupun jumlah karyawan tergolong sedikit, tapi karyawan yang bekerja di perusahaan startup biasanya memiliki kemampuan yang baik dan ahli dalam bidangnya. Tak sedikit pula karyawan di startup harus menguasai banyak skill agar bisa mengerjakan beragam jenis pekerjaan.

Inilah yang membuat anak muda lebih tertarik untuk bekerja di startup karena bisa memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk pengembangan skill profesional.

4. Pekerja keras tapi juga santai

Karyawan dari perusahaan startup biasanya anak muda yang masih memiliki semangat juang tinggi, sehingga lingkungan kerjanya juga jadi terasa lebih santai. Meskipun beban pekerjaan menumpuk, tapi suasana kerja tetap terasa menyenangkan karena para karyawannya yang penuh energi positif khas anak muda.

5. Menjadikan website untuk sarana utama

Setiap perusahaan startup hampir pasti menjadikan website sebagai sarana utama untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk. Rata-rata perusahaan startup menggunakan aplikasi untuk menjalankan operasionalnya dan tentu saja, hal tersebut akan selalu terhubung dengan website perusahaan.

Baca juga: 23 Inspirasi Usaha Rumahan untuk Sampingan Terbaik


Perbedaan Startup dan Online Shop

memantau orderan masuk - peluang usaha sampingan karyawan - 4 Tips Mengembangkan UMKM Agar Mampu Bersaing - Cara Daftar Bantuan UMKM

Gairah perkembangan bisnis startup begitu besar, tetapi masih banyak orang yang menyamakan startup dengan online shop. Padahal startup dan online shop dua hal yang sangat berbeda, lho! Mengapa demikian? Biasanya, sebuah online shop yang menggunakan website tidak serta merta menjadikannya sebagai startup

Startup adalah perusahaan yang menggunakan inovasi secara vertikal dan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru dari perkembangan teknologi. Startup didirikan agae dapat memecahkan masalah yang dialami oleh masyarakat luas.

Sebagai contoh, ada aplikasi layanan pesan antar makanan yang menjawab permasalahan konsuman yang ingin memesan makanan dari rumah tanpa harus pergi ke luar. Atau, ada startup pengembang aplikasi Point of Sale untuk para pebisnis yang ingin mencatat transaksi penjualan secara lebih rapi dan real-time.

Sementara itu, online shop lebih menggunakan inovasi secara horizontal. Artinya, online shop berinovasi menggunakan teknologi yang sudah ada dan dibawa ke masyarakat.

Baca juga: 7 Tahap Perkembangan Bisnis, Anda di Tahap Mana?

Ada banyak contoh online shop yang banyak ditemui di media sosial, misalnya seperti Instagram. Jika Anda juga memiliki online shop untuk jualan online, jangan lupa untuk pakai GoStore, yuk!

Beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh GoStore adalah adanya integrasi dengan Facebook Shop, Instagram Shop, dan Google Shopping, serta jaminan keamanan dalam melakukan dalam transaksi.

GoStore sudah terhubung dengan layanan pengiriman seperti GoSend sehingga Anda bisa mengirimkan pesanan pelanggan dengan lebih cepat! Tentu, pelanggan pun akan jadi lebih senang!

Tentu saja masih banyak lagi layanan yang ditawarkan GoStore untuk Anda, jadi mari pelajari lebih lanjut tentang GoStore dengan klik di sini atau banner berikut ini.

 

 

*) Sumber foto: poster Start-Up dan Facebook

Similar Posts