Social Media Influencer adalah: Definisi, Jenis, Cara Penerapannya

Pada era digital seperti saat ini, social media influencer adalah profesi yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Berbekal interaksi yang baik dengan para pengikut (followers), social media influencer mulai dilirik pelaku bisnis online yang ingin lebih dekat dengan audiens mereka. Bahkan menjalin kerja sama dengan para social media influencer dinilai sebagai cara memulai bisnis online yang efektif dan efisien.


Apa Itu Social Media Influencer?

Social Media Influencer adalah 3

Social media influencer adalah seseorang yang telah membangun personal branding yang baik di media sosial, sehingga memiliki akses menjangkau audiens dalam jumlah yang besar. Di samping itu, social media influencer juga mampu membujuk orang lain untuk bertindak berdasarkan rekomendasi mereka.

Pada dasarnya, social media influencer bisa datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar/mahasiswa, blogger, model, penyanyi, komedian, hingga selebritas. Beberapa bahkan datang secara tidak terduga dari konten viral yang pernah dibuat.

Social media influencer adalah sosok yang mahir dalam memproduksi berbagai jenis konten, termasuk postingan foto, video, maupun storytelling untuk menarik perhatian audiens dari waktu ke waktu. Jika konten dan audiens mereka cocok dengan apa yang ingin Anda promosikan, maka mereka mungkin bisa diajak berkolaborasi sekaligus menjadi ajang pemasaran yang solid.

Jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional seperti menyebar flyer atau pasang iklan di koran, bekerja sama dengan social media influencer dapat membuka peluang bisnis Anda dikenal publik lebih luas dalam kurun waktu relatif lebih cepat.


Jenis-jenis Social Media Influencer

Social Media Influencer adalah 2

Anda dapat memisahkan berbagai jenis social media influencer dengan berbagai cara. Salah satu metode yang paling umum adalah dengan melihat berdasarkan jumlah pengikut. Jenis social media influencer yang perlu Anda ketahui antara lain:

Mega-influencers

Mega-influencer adalah mereka yang punya banyak pengikut di akun media sosial. Walaupun tidak ada aturan tetap tentang batasan jumlah pengikut, umumnya mega-influencer memiliki lebih dari satu juta pengikut di satu platform media sosial. Mayoritas mega-influencer adalah selebritas yang mendapatkan ketenaran secara offline, termasuk bintang film, musisi, dan bahkan atlet.

Macro-influencers

Macro-influencers rata-rata memiliki jumlah pengikut media sosial dalam kisaran 40.000 hingga satu juta. Kelompok ini biasanya terdiri dari dua jenis. Mereka adalah selebritas yang belum mencapai kesuksesan besar, atau pakar online yang berhasil membangun pengikut dengan signifikan daripada mikro-influencer biasa.

Micro-influencers

Micro social media influencer adalah orang biasa yang memiliki antara 1.000 dan 40.000 pengikut di satu platform media sosial. Belakangan ini, jenis social media influencer ini lebih terkenal. Hal ini terutama terjadi pada Generasi Z, yang menghabiskan lebih banyak waktu di internet daripada menonton televisi.

Nano-influencers

Jenis social media influencer terbaru yang mendapatkan pengakuan adalah nano-influencer. Orang-orang ini hanya memiliki sedikit pengikut, mungkin kurang dari 5.000. Akan tetapi, mereka cenderung ahli dalam memengaruhi audiensnya. Oleh karena itu, beberapa brand memilih untuk bekerja sama dengan nano-influencers untuk menjangkau audiens yang lebih luas lagi.

Baca juga: 5 Manfaat Micro Influencer Instagram untuk Kembangkan Bisnis Anda


Kelebihan Social Media Influencers

Social Media Influencer adalah 4

Pemasaran bisnis melalui social media influencer adalah pilihan tepat untuk mendapatkan brand awareness yang lebih luas. Selain itu, harga pemasaran influencer relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan bujet pemasaran konvensional. Terutama jika Anda memilih bekerja sama dengan macro maupun micro influencers.

Di sisi lain, efek pemasaran yang dilakukan oleh social media influencers lebih cepat diterima. Dalam hitungan menit setelah konten promosi dipublikasikan, orang bisa dengan mudah tertarik untuk membeli produk/jasa bisnis Anda. Tentu saja, kondisi ini akan meningkatkan penjualan secara otomatis.

Baca juga: 9 Influencer Marketing Platform yang Belum Banyak Diketahui


Kekurangan Social Media Influencer

Meski memiliki sejumlah kelebihan, pemasaran melalui social media influencer juga memiliki sisi kekurangannya. Hal ini dikarenakan pengikut yang dimiliki para influencer sangat beragam. Kondisi ini mengakibatkan jangkauan audiens yang dituju sulit untuk tertarget.

Misalnya, ketika Anda bekerja sama dengan micro-influencer untuk mempromosikan produk ramah lingkungan dari bisnis Anda. Tentu saja, tidak semua pengikut influencer tersebut tertarik pada produk ramah lingkungan. Jadi, sebaiknya Anda tidak berekspektasi bahwa seluruh pengikut yang melihat konten promosi tersebut adalah orang-orang yang menyukai produk ramah lingkungan.


Bagaimana Menerapkan Social Media Influencer?

Untuk menerapkan social media influencer, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar memberikan hasil yang maksimal, yaitu:

  • Menentukan target audiens

  • Menetapkan tujuan pemasaran

  • Memilih platform media sosial yang digunakan dengan tepat

  • Membuat bujet pemasaran

  • Memilih social media influencer sesuai kebutuhan pemasaran

  • Menyusun strategi campaign yang akan dilakukan

  • Menjalankan campaign sesuai perencanaan

  • Melakukan evaluasi berdasarkan hasil ketercapaian konten promosi


Platform Apa Saja yang Cocok atau Biasa Digunakan?

Social media influencer adalah orang-orang yang bekerja melalui platform media sosial. Di Indonesia saat ini, mayoritas influencer menggunakan media sosial Instagram dan TikTok untuk melakukan pemasaran produk atau jasa. Namun, ada pula yang menggunakan platform YouTube sebagai sarana untuk menjangkau audiens yang dituju.

Baca juga: 9 Influencer Marketing Platform yang Belum Banyak Diketahui


Melihat lebih dekat penggunaan social media influencer adalah hal yang penting dilakukan jika Anda baru akan memulai strategi pemasaran ini. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan pemasaran influencer lebih maksimal. Semoga bermanfaat!

Jika bisnis Anda sudah mulai berjalan, jangan lupa juga pertimbangkan untuk melengkapi perangkat pendukung bisnis. Salah satunya adalah MOKA, aplikasi kasir baik untuk jualan offline maupun online. Dengan MOKA, pengaturan bisnis Anda akan semakin mudah.

 

 

Similar Posts