Lika-liku Double U Steak Menjadi Restoran Favorit

Lika-liku Double U Steak Menjadi Restoran Favorit

Pengusaha bidang kuliner mana yang tidak ingin restoran mereka menjadi pilihan favorit para pelanggan? Namun, untuk bisa mencapai status tersebut, Anda harus menghadapi persaingan yang ketat, pasokan bahan baku yang fluktuatif, serta sulitnya merancang menu dengan kreatif. Namun, tahukah Anda ada restoran Double U Steak yang berhasil menjadi rekomendasi banyak orang, bahkan setelah melewati rintangan tersebut? Simak kisah suksesnya di sini!

Sekilas tentang Double U Steak

 

Double U Steak merupakan restoran steak besutan Chef Widhi Joestiarto yang sudah berdiri sejak tanggal 5 Juli 2013. Konsep utamanya adalah menawarkan steak berkualitas bintang 5 dengan daging impor dan harga per porsi terjangkau, yaitu sekitar Rp65-140 ribu saja. 

Bisnis ini bermula dari passion Chef Widhi yang ingin membuka restoran sendiri sebagaimana koki hotel pada umumnya. Bahkan, ia sampai rela mengambil risiko dan meninggalkan jabatannya yang stabil di perusahaan multinasional bergengsi.

Pada awal masa perintisan Double U Steak, Chef Widhi memiliki dana yang terbatas untuk mewujudkan konsep restoran idealnya. Namun, berkat bantuan orang-orang di sekitarnya, ia berhasil membuka cabang pertama di Bekasi untuk menghemat biaya sewa sekaligus mempermudah quality control. Lambat laun, Chef Widhi berhasil membuka lebih banyak cabang dan bahkan bisa meng-upgrade lokasi pertamanya agar lebih luas serta nyaman.

Kiat Menjadi Restoran Favorit ala Double U Steak

Berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan dari perjuangan Double U Steak untuk menjadikan restoran Anda favorit para pelanggan:

1. Utamakan kualitas makanan

Bisa dibilang, kualitas makanan yang disajikan merupakan harga mati untuk kesuksesan sebuah restoran. Ini juga yang memegang peranan utama dalam kisah perintisan Double U Steak. 

Meskipun awalnya konsumen kurang betah berlama-lama di restoran pertama Chef Widhi karena sempit dan panas, pada akhirnya mereka tetap merekomendasikan lezatnya steak di sana. Kuncinya, ada di bagaimana Chef Widhi selalu menjaga kualitas dari tiap hidangan agar konsumen menyebarkan restorannya melalui word of mouth.

2. Dengarkan dan terapkan masukan dari konsumen

Tips berikutnya yang tidak kalah penting dari kisah sukses Double U Steak adalah komitmen untuk mendengarkan feedback dari pelanggan. Untuk menjaga kualitas restorannya, Chef Widhi selalu meminta masukan dari konsumen tentang rasa makanan dan pelayanan yang mereka terima. 

Dari sana, ia akan mengimplementasikan semua feedback tersebut untuk meningkatkan strategi manajemen operasional dan meramu resep steak yang lebih sesuai selera pelanggan. Sebab, ia percaya bahwa kepedulian terhadap feedback membuat konsumen merasa dihargai hingga betah menjadi pelanggan setia.

3. Perkuat keunikan konsep restoran

Supaya restoran Anda bertahan lebih lama di tengah ketatnya persaingan industri F&B, Anda perlu mengetahui apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari pesaing.

Misalnya, dalam kasus Double U Steak, Chef Widhi selalu menekankan slogan “Speak the Steak”. Artinya, ia ingin restorannya menjadi tempat konsumen bisa mengenal seluk-beluk steak dengan lengkap, mulai dari jenis potongan daging sampai cara menyantapnya. Strategi edukasi ini juga didukung dengan penggunaan bahan baku yang berkualitas, harga menu yang bersahabat, dan bahkan keuntungan seperti steak gratis pada hari ulang tahun.

4. Rekrut karyawan yang tepat

Staf dapur akan menentukan kualitas makanan yang disajikan kepada konsumen, sedangkan waiter dan kasir bisa memengaruhi mood pelanggan dengan pelayanan mereka. 

Nah, supaya konsumen lebih betah di restoran Anda, pastikan Anda memilih karyawan yang tahu seluk-beluk pekerjaan mereka dan memiliki passion tinggi. Chef Widhi juga menerapkan tips ini dengan memastikan bahwa setiap pegawai restorannya punya kecintaan mendalam terhadap steak dan peduli soal kepuasan pelanggan.

5. Jangan takut mengandalkan teknologi

Seiring dengan berkembangnya skala restoran, Anda pasti akan memiliki banyak hal yang harus dikelola mulai dari stok bahan baku sampai arus keuangan. Memantau semuanya secara manual akan sangat tidak efektif, terlebih kalau Anda sudah punya cabang di berbagai kota. Karena itu, tidak ada salahnya Anda mengandalkan solusi berbasis teknologi. 

Misalnya, Double U Steak menggunakan Moka Prime untuk melacak pendapatan di setiap outlet, memantau ketersediaan bahan makanan, mengumpulkan feedback pelanggan dari dual touch screen, dan mengelola reservasi meja pelanggan secara real-time hanya bermodalkan satu tablet.

Ada banyak hal yang bisa Anda petik dari perjuangan Double U Steak hingga menjadi restoran favorit, mulai dari pentingnya konsistensi kualitas makanan sampai penggunaan tools yang tepat untuk mengelola bisnis. Kabar gembiranya, sekarang Anda dapat mengikuti jejak Chef Widhi menjalankan restoran dengan lebih mudah menggunakan Moka Prime, lho. Yuk, dapatkan sistem kasir digital yang elegan ini untuk meningkatkan estetika dan efisiensi bisnis kuliner Anda!

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *