Coba 4 Tips Ampuh Berikut Agar Omzet Toko Kelontong Meningkat

4 Tips Agar Omzet Toko Kelontong Meningkat –  Toko kelontong merupakan salah satu jenis bisnis yang favorit untuk dijadikan usaha rumahan.

Alasannya adalah karena produk atau barang yang dijual di toko kelontong pada umumnya selalu dibutuhkan siapa saja dan oleh banyak orang, sehingga pemilik toko tidak perlu lagi repot mencari pelanggan.

Selain itu, membuka dan menjalankan usaha toko kelontong sangatlah sederhana jika dibandingkan dengan jenis bisnis lainnya seperti warung makan atau salon. Karena bisnis jenis ini tidak mengharuskan Anda untuk melakukan proses pengolahan atau pelayanan profesional.

Besar kecilnya omzet sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh seberapa banyak transaksi atau penjualan yang terjadi.

Bagi Anda yang memiliki dan menjalankan usaha toko kelontong pasti setuju, semakin banyak jumlah transaksi atau penjualan yang terjadi maka semakin besar pula omzet yang didapat.

Secara sederhana, semakin ramai toko kelontong Anda maka semakin besar keuntungan yang Anda dapatkan.

Baca juga: 7 Hal Yang Wajib Anda Siapkan untuk Membuka Toko Kelontong Sendiri

Namun, hal inilah yang kerap kali menjadi masalah. Anda berkeinginan untuk mendapatkan omzet yang besar dari toko kelontong Anda, tetapi jumlah transaksi atau penjualan yang terjadi di toko Anda tidak kunjung naik. Akibatnya dapat dipastikan, omzet toko kelontong Anda pun juga tidak kunjung mengalami peningkatan.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi omzet toko kelontong tidak kunjung meningkat, seperti persaingan atau harga barang di toko Anda yang terlalu mahal.

Hal seperti inilah yang perlu Anda perbaiki terlebih dahulu. Untuk itu, berikut 4 tips yang bisa Anda coba lakukan agar jumlah transaksi atau penjualan di toko Anda semakin banyak dan omzet didapat kian meningkat.

4 Tips Agar Omzet Toko Kelontong Meningkat

1. Lihat dan Hitung Kembali Harga Barang Yang Anda Jual di Toko

menggunakan etalase yang besar untuk toko kelontong (1) - Omzet Toko Kelontong Meningkat

Semua orang pasti menyukai barang murah. Dengan begitu, apabila ada toko yang menjual barangnya dengan harga yang kemahalan, dapat dipastikan toko tersebut tidak akan ramai.

Para konsumen akan memilih untuk mencari dan pindah ke toko lain yang menawarkan barangnya dengan harga yang lebih murah.

Inilah hal pertama yang perlu anda perhatikan. Lihat dan cek kembali harga barang yang dijual pada toko Anda. Bandingkan harga-harga tersebut dengan harga barang yang sama di toko kelontong lain.

Jangan sampai harga barang di toko Anda jauh lebih mahal dari harga barang yang dijual di toko lain. Setidaknya buat harganya sama agar persaingannya tidak terlalu sulit untuk toko Anda.

Akan lebih baik kalau Anda bisa membuat harga di toko Anda lebih murah walau hanya 100 rupiah.


2. Cari Tahu Barang Apa Yang Paling Dibutuhkan Pelanggan, Kemudian Maksimalkan

toko kelontong - Omzet Toko Kelontong Meningkat

Kita tahu kalau toko kelontong itu menjual banyak barang kebutuhan pokok, mulai dari cemilan, air galon, beras, minyak goreng hingga gas elpiji.

Walau begitu, tidak semua barang yang ada di toko akan cepat habisnya. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Untuk bisa meningkatkan penjualan, Anda harus terlebih dahulu tahu apa kebutuhan terbesar yang mereka butuhkan, kemudian maksimalkan.

Maksud dari memaksimalkan barang di sini adalah dengan memperbanyak ragam merk dari barang yang sejenis.

Misalnya kopi, Anda tahu kalau di daerah sekitar toko kelontong Anda terdapat banyak penyuka kopi. Maka Anda harus memperlengkap merk kopi yang dijual, Anda bisa menjual berbagai jenis kopi seperti kopi hitam, white coffee, kopi susu, kopi murni, dan ragam kopi lainnya.

Download E-book: Data-Data Terkini seputar Tren Bisnis Kedai Kopi di Indonesia

Lalu, bagaimana cara menemukan Anda bisa mengetahui barang yang dibutuhkan konsumen? Cara yang paling mudah adalah dengan melihat lokasi toko kelontong Anda berdiri.

Jika toko Anda berlokasi di tempat umum seperti terminal atau stasiun maka produk yang laris untuk dijual adalah makanan instan seperti air mineral, minuman ringan, cemilan, rokok dan obat-obatan.

Sementara itu, apabila toko Anda berlokasi di daerah perumahan maka yang dibutuhkan konsumen di sekitar adalah barang-barang kebutuhan pokok rumah tangga seperti beras, minyak, gas 3 kg dan air galon.

Pada intinya adalah cari tahu produk yang paling laris dan cepat habis terjual di toko Anda. Tentu hal ini akan menandakan bahwa barang tersebut menjadi kebutuhan terbesar di daerah toko Anda berdiri.

Namun, jangan hanya terpaku pada satu jenis barang dan jangan pula terlalu banyak menyetoknya, karena hal tersebut bisa menjadi sia-sia dan akan menghabiskan modal usaha. Cukup pilih tiga hingga lima jenis barang terlaris untuk diperlengkap stoknya.


3. Perbaiki Pelayanan di Toko Anda

menjaga kebersihan toko kelontong

Mungkin Anda sebelumnya tidak pernah menduga bahwa pelayanan sebuah toko terhadap pelanggannya dapat memberikan pengaruh yang cukup besar dalam membuat pelanggan tersebut kembali lagi untuk berbelanja di toko Anda.

Pelayanan yang kurang maksimal seperti Anda atau penjaga toko yang tidak ramah atau pada saat ada pembeli Anda atau penjaga toko Anda tidak segera melayaninya sehingga pembeli tersebut harus memanggil-manggil Anda atau penjaga toko.

Hal kecil seperti ini tidak seharusnya menjadi penghalang Anda untuk mendapatkan omzet yang lebih besar. Berikan pelayanan dengan baik dan ramah, jika perlu kembangkan pelayanan toko kelontong Anda dengan menawarkan jasa delivery ke tempat konsumen Anda.


4. Perhatikan Agen Tempat Anda Mendapatkan Barang

Penataan rapih toko

Bisnis toko kelontong merupakan jenis usaha yang berfokus untuk menjual barang. Oleh karena itu, keberhasilan dalam berjualan sangat bergantung pada barang yang dijual.

Memang terdapat faktor lain yang mempengaruhi, tetapi faktor kualitas barang itu memegang kendali yang cukup besar terhadap keberhasilan bisnis ini.

Dengan kata lain, jika kualitas dari barang Anda bagus maka pembeli akan puas dan Anda pun akan mendapatkan kepercayaan dari pembeli. Jika Anda sudah mendapatkan kepercayaan mereka, maka mereka akan selalu datang ke toko Anda untuk membeli kebutuhannya.

Download E-Book: Program Loyalitas dan Dampaknya Terhadap Pelanggan dan Bisnis

Hal penting yang perlu Anda lakukan adalah memastikan kualitas barang yang Anda jajakan itu memiliki kualitas terbaik.

Kalau produknya berupa makanan instan atau cemilan mungkin tidak terlalu rumit, Anda cukup pastikan barang tersebut tidak kedaluwarsa ketika sampai di tangan pelanggan.

Sementara itu, untuk barang-barang seperti beras, minyak goreng takaran, air galon isi ulang dan barang sejenis lainnya pastikan Anda menyimpan dan menjaga kualitas barang tetap baik.

Selain itu, hal terpenting lainnya yang perlu Anda lakukan adalah lakukan ekspedisi ke berbagai agen untuk mencari agen mana yang memiliki kualitas barang terbaik dengan harga yang tetap dapat bersaing.

Baca juga: 6 Strategi Cerdas Jalankan Bisnis Minimarket untuk Naikkan Pendapatan

Itu dia empat tips ampuh yang bisa Anda coba agar jumlah transaksi atau penjualan toko kelontong Anda semakin meningkat.

Apabila dirangkum, hal yang wajib Anda perhatikan adalah barang yang Anda jual harus dalam keadaan baik dengan harga yang sesuai dan terjangkau, update selalu barang apa yang paling dibutuhkan konsumen dan terakhir, berikan pelayanan yang lebih dari toko kelontong lainnya.

Secara konsisten jaga ketiga hal tersebut maka Anda akan segera melihat peningkatan pada omzet penjualan di toko kelontong Anda.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Similar Posts