Mau Merintis Usaha dari Nol? Lakukan 6 Langkah Persiapan Ini

Merintis usaha dari nol memang bukan perkara yang mudah. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari kesanggupan mental hingga persiapan modal usahanya. Selain itu, Anda juga harus memikirkan operasional bisnis Anda nantinya; produk apa saja yang akan dijual, siapa target penjualannya, dan bagaimana cara bersaing dengan kompetitor di pasar. 

Maka dari itu, agar persiapan usaha Anda lancar, persiapkan terlebih dahulu enam hal berikut ini!

Baca juga: Ingin Memulai Usaha dari Nol Hingga Sukses? Ini 10 Tipsnya


Hal-hal yang Perlu Disiapkan sebelum Merintis Usaha dari Nol

langkah-langkah pengembangan ide dan peluang usaha meliputi 4 - merintis usaha dari nol

Banyak sekali yang harus Anda persiapkan sebelum memulai usaha dari nol. Persiapan yang matang tentu akan membuat keberlangsungan bisnis Anda jadi lebih mudah nantinya. Dari seluruh faktor penting yang harus dipersiapkan, berikut ini adalah rangkumannya. Jika keenam hal berikut ini sudah tuntas, maka persiapan awal Anda sudah cukup baik.

1. Menentukan produk yang akan dijual

Hal pertama yang harus dipikirkan sebelum merintis usaha dari nol adalah menentukan produk yang akan Anda jual. Hal ini penting karena merupakan pondasi awal bagi keberlangsungan bisnis Anda. Tidak mungkin Anda membuka usaha tanpa tahu produk apa yang akan Anda jual, bukan?

Menentukan produk yang akan dijual bisa dibilang gampang-gampang susah. Anda harus melakukan riset pasar terlebih dahulu, cari tahu produk apa yang kira-kira sedang banyak dicari atau dibutuhkan oleh konsumen. Menentukan produk yang akan dijual juga harus mempertimbangkan modal yang dimiliki, prospek keuntungan, dan kualitas produk tersebut.

2. Sebelum merintis usaha dari nol, buatlah business plan

Berikutnya, Anda harus mempersiapkan business plan untuk merintis usaha dari nol. Komponen satu ini adalah blueprint atau dasar perencanaan dan perancangan bisnis Anda. Secara sederhana, business plan adalah dokumen tertulis yang berisi detail lengkap tentang usaha yang Anda rintis.

Dengan membuat business plan, Anda bisa merencanakan tujuan pembukaan usaha, visi misi, strategi penjualan yang akan diterapkan, metode pemasaran yang akan digunakan, dan sebagainya. Ketika usaha Anda sudah mulai jalan nantinya, maka business plan bisa membuat Anda tetap on track dan sinergis untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga: Business Plan: Pengertian, Manfaat dan Cara Membuat

3. Tentukan target pasar bisnis Anda

Menentukan target pasar juga penting untuk merintis usaha dari nol. Dengan melakukan riset target pasar, Anda jadi bisa memasarkan produk dengan optimal, mampu bersaing dengan kompetitor, dan bisa memaksimalkan jumlah penjualan. 

Misalnya, jika Anda akan menjual produk makanan kekinian seperti corn dog, croffle, baso aci, dan sebagainya, maka target pasar yang paling sesuai adalah remaja hingga dewasa awal di bawah 30 tahun. Berbeda jika Anda akan menjual sambal ulek, petis, dan lain-lain yang lebih cocok jika ditargetkan pada wanita dewasa hingga ibu rumah tangga.

4. Cari tahu soal kompetitor

wirausaha adalah 1 - merintis usaha dari nol

Selain melakukan riset konsumen, penting bagi Anda untuk mencari tahu tentang kompetitor. Dalam aktivitas jual-beli, tentu ada orang lain yang menjual produk seperti yang Anda jual, bukan? Jangan jadikan hal ini sebagai halangan. Anda justru bisa memanfaatkannya untuk menetapkan strategi bisnis Anda sendiri. Mengetahui siapa saja yang jadi kompetitor Anda adalah hal mendasar untuk merintis usaha dari nol.

Cari tahu apa saja keunggulan kompetitor Anda, jenis produk yang dijual, pembelinya, dan lain-lain. Dengan melakukan riset seperti itu, Anda jadi tahu celah yang bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan usaha Anda. Misalnya dengan menyediakan produk yang tidak dimiliki kompetitor, memasang harga yang lebih miring, atau bisa juga menawarkan promo-promo yang menarik perhatian pembeli.

Baca juga: 9 Cara Memulai Usaha dari Nol Hingga Sukses

5. Amati perilaku calon konsumen

Selanjutnya, merintis usaha dari nol harus memperhatikan pola perilaku konsumen terlebih dahulu. Dari target pasar yang sudah Anda tentukan sebelumnya, amatilah bagaimana pola perilaku mereka. Pastikan usaha Anda sesuai dengan kebiasaan masyarakat di lingkungan tersebut. Memastikan usaha Anda berada di lingkungan yang tepat dapat menghindarkan Anda dari penjualan yang tidak optimal.

6. Persiapkan modal untuk merintis usaha dari nol

Merintis usaha dari nol tak lepas dari peran modal. Modal adalah aspek terpenting yang mampu menentukan keberlangsungan usaha Anda nantinya. Jalan atau tidaknya bisnis bergantung pada modal yang Anda miliki. Modal juga penting untuk belanja, biaya produksi, operasional, hingga gaji karyawan. Maka dari itu, pastikan Anda memiliki modal yang cukup untuk merintis usaha dari nol.

Tak perlu khawatir, saat ini ada layanan untuk mengajukan pinjaman modal usaha, yaitu lewat Moka Capital. Moka Capital bisa membantu pendanaan modal usaha Anda dengan lebih praktis, tepercaya, dan cepat. Proses pencairan dananya pun tak membutuhkan waktu lama. Total pinjaman yang bisa Anda ajukan bahkan mampu menembus Rp1 miliar.


Merintis usaha dari nol memang sangat menantang, terutama jika modal Anda cenderung terbatas. Kabar baiknya, saat ini Anda bisa mengajukan pinjaman modal usaha secara mudah dan cepat melalui Moka Capital.

Bekerja sama dengan Koinworks, Modalku, Bizhare, dan LandX, Moka Capital memungkinkan Anda untuk mengajukan pinjaman dengan tenor 6-24 bulan. Pendanaan lewat Moka Capital juga terjamin aman karena diawasi langsung oleh OJK. Jadi, ketika berencana merintis usaha dari nol, Anda tidak perlu khawatir lagi perkara modal. Dengan Moka Capital, Anda bisa menjalankan usaha apa pun! Cek di sini untuk informasi selengkapnya!

Point of sale

Similar Posts