5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari – Mengelola sebuah bisnis, baik yang baru maupun yang sedang berkembang tentunya tidak bisa Anda kerjakan sendiri.

Langkah yang tepat untuk membantu Anda dalam menjalankan bisnis adalah dengan meng-hire karyawan.

Sebelum Anda melakukan perekrutan, ketahui hal apa saja yang harus Anda hindari dalam merekrut karyawan baru agar mendapatkan calon karyawan yang tepat.

Dengan demikian, baik Anda maupun karyawan Anda bisa sama-sama membangun perusahaan atau bisnis dengan lebih maksimal.

5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

1. Ketahui Apa yang Anda Butuhkan

meeting - 5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

Penting bagi Anda sebagai pemilik bisnis UKM mengetahui apa yang Anda butuhkan sebelum meng-hire karyawan.

Misalnya, apakah Anda membutuhkan pekerja full-time atau part-time? Kemudian, Departemen apa yang sedang membutuhkan karyawan, apakah marketing, akuntan atau mungkin bagian kasir?

Adakah keahlian tertentu yang dibutuhkan yang bisa membantu Anda untuk mencapai target bisnis tahun ini? Pikirkanlah matang-matang hal tersebut sehingga Anda bisa menemukan karyawan yang memang Anda cari.

Baca juga: 15 Peluang Usaha di Bidang Jasa yang Paling Dibutuhkan 2020 Ini

Jangan lupa, Anda juga harus membuat daftar pekerjaan apa saja yang akan dilakukan oleh calon karyawan nantinya supaya pekerjaan tidak ada yang tumpang tindih.

Anda tentunya tidak ingin merekrut karyawan yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang Anda harapkan, bukan? Hal ini tentunya tidak hanya akan membuang waktu Anda begitu juga calon karyawan, tetapi juga biaya yang dikeluarkan.


2. Hitung Anggaran Dana

Mengatur anggaran dana merupakan hal penting yang Anda harus perhatikan sebab hal ini menjadi salah satu kesalahan dalam merekrut karyawan yang sering dilakukan.

Jangan sampai anggaran yang dimiliki tidak sesuai dan mencukupi untuk meng-hire karyawan full-time.

Mengapa hal ini penting? Karena karyawan full-time memiliki beberapa hal yang Anda harus penuhi sebagai perekrut, misalnya saja asuransi, Tunjangan Hari Raya (THR) dan keuntungan lainnya yang mana berasal dari Anda.

Baca juga: 9 Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga dengan Modal Kecil

Jika anggaran dana belum mencukupi untuk merekrut karyawan full-time, Anda bisa memilih untuk merekrut karyawan intern apabila pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan yang mudah, tidak membutuhkan keahlian khusus dan pengalaman kerja.

Pekerja lepas atau freelancer juga bisa menjadi pilihan Anda jika pekerjaan yang Anda tawarkan berbasis proyek dan Anda bisa membayar sesuai yang dibutuhkan dan proyek yang dijalankan.


3. Jangan Menunggu Terlalu Lama

menjalani meeting di kantor - 5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

Kesalahan dalam merekrut karyawan yang selanjutnya adalah Anda merasa bisa mengerjakan semua-muanya sendiri sehingga Anda merasa tidak membutuhkan karyawan.

Padahal, sebaiknya Anda tidak menunda-nunda merekrut karyawan ketika Anda membutuhkannya hanya karena Anda berpikir bahwa Anda masih bisa menangani semua pekerjaan.

Baca juga: Bagaimana Tips Menjadi Pengusaha Sukses di Usia Muda?

Jika Anda merekrut di saat keadaan mendesak, Anda tidak akan memiliki banyak waktu mencari kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang Anda inginkan. Ingat, menemukan kandidat yang tepat bisa memakan waktu yang lama, lho!

Tidak hanya itu, Anda juga tidak memiliki waktu untuk melatih karyawan baru. Jadi, lebih baik lakukan dengan segera dan hindari kesalahan dalam merekrut karyawan ini.


4. Hindari Merekrut Keluarga atau Teman

kerja sama dalam bisnis

Anda tentunya memiliki kehidupan sosial yang tinggi sehingga Anda memiliki hubungan yang dekat dengan keluarga dan teman Anda.

Akan tetapi, jangan jadikan hal tersebut pertimbangan untuk merekrut mereka sebagai karyawan karena hal ini akan mempengaruhi hubungan Anda nantinya.

Baca juga: Santai Libur Lebaran Tapi Tetap Produktif? Baca 5 Buku Inspiratif Ini

Anda masih bisa mempertimbangkan untuk merekrut keluarga atau teman, jika mereka benar-benar bisa diandalkan dan memiliki kemampuan yang mumpuni juga sesuai.

Pastikan juga Anda dan calon karyawan dapat memisahkan urusan pribadi dan juga pekerjaan sehingga kesalahan dalam merekrut karyawan bisa terhindarkan.


5. Tidak Memeriksa Referensi Pekerjaan

pebisnis, karyawan bekerja - 5 Kesalahan dalam Merekrut Karyawan yang Sebaiknya Dihindari

Anda merasa bahwa kandidat yang diwawancarai memiliki kualifikasi dan keahlian yang sesuai dengan yang diinginkan sehingga Anda tidak memeriksa lagi referensi kandidat dan langsung merekrutnya menjadi karyawan.

Beberapa lama kemudian, Anda menemukan bahwa karyawan tersebut melakukan kecurangan dan telah dipecat dari beberapa perusahaan tempat ia dipekerjakan sebelumnya.

Baca juga: 5 Skill Penting untuk Pebisnis Perempuan Agar Sukses dalam Bisnis

Untuk menghindari kesalahan dalam merekrut karyawan tersebut, sebaiknya Anda selalu memeriksa referensi agar hal tersebut tidak merugikan jalannya bisnis Anda. Jangan sampai Anda salah merekrut karyawan yang mana berujung pada kerugian perusahaan Anda.

Nah, itulah dia beberapa kesalahan dalam merekrut karyawan yang perlu Anda hindari. Memang, Sumber Daya Manusia masih menjadi salah satu problema bisnis yang sulit dipecahkan. Menemukan karyawan yang etos kerjanya cocok dengan Anda pun sama sulitnya.

Namun, yang namanya bisnis, tentu semua berproses, kan? Perlahan tapi pasti, Anda pasti bisa menemukan karyawan yang memang sesuai dengan bisnis Anda.

Jangan lupa, jika sudah menemukan karyawan yang tepat, jagalah hubungan baik tersebut dan tingkatkan loyalitas dengan perusahaan karena seperti yang Anda sadari, tidak mudah lho, mencari karyawan berkualitas.

Nah, selamat mencoba tips di atas, ya!

Similar Posts