Ingin Membuka Usaha Salon Rumahan? Begini Tahapan yang Harus Anda Lakukan

Selain usaha kuliner, ada satu jenis usaha yang tidak pernah sepi peminat. Usaha salon rumahan masih menjadi peluang bagus bagi mereka yang berminat terjun dalam dunia kecantikan. Apalagi, jika Anda punya keahlian dalam menata rambut, creambath, atau make up. Banyak orang membutuhkan jasa tersebut dan tidak semuanya pandai melakukan sendiri.

Membuka salon di rumah adalah awal tepat untuk memulai bisnis impian Anda. Dengan peluang usaha kecantikan yang terbuka lebar, Anda bisa menyalurkan minat dan passion lewat usaha ini. Namun, kedua hal tersebut tidaklah cukup. Modal dan keterampilan berbisnis menjadi faktor berikut yang perlu Anda perhatikan.

Agar usaha salon rumahan Anda berjalan lancar, ada tiga tahapan yang harus dilalui: merencanakan, melakukan persiapan usaha, dan memulai usaha. Mari simak penjelasannya berikut ini.

 

Merencanakan Salon Rumahan

Bagian pertama dari persiapan membuka salon di rumah adalah perencanaan. Anda pasti sudah punya bayangan bagaimana konsep salon impian. Namun, imbangi pula dengan ketersediaan ruang, modal, dan keahlian yang Anda punya. Lebih lanjut, ini 4 hal yang perlu direncanakan.

 

Layanan yang disediakan

Untuk langkah pertama, lakukan sesuatu yang sudah jelas Anda kuasai dengan baik. Misalnya, saat ini Anda baru bisa memotong rambut dan creambath. Percaya dirilah dengan dua keahlian itu. Seiring waktu, tingkatkan keterampilan dengan mengikuti kursus kecantikan seperti make-up, tata rias pengantin, atau perawatan wajah.

Alternatif lain, Anda bisa mempekerjakan orang yang memang ahli di bidang tersebut. Boleh juga membiayai orang pilihan Anda, seperti kerabat atau teman, untuk mengikuti kursus kecantikan.

 

Lokasi

Anda beruntung jika memiliki rumah dengan letak strategis, misalnya dekat kampus atau pinggir jalan raya. Namun, tidak perlu mengubur niat usaha apabila lokasi rumah kurang menguntungkan. Ajak kerabat atau teman yang memiliki rumah di lokasi bagus untuk membuka usaha ini. Anda bisa melakukan sistem bagi hasil atau menyewa ruangan tersebut.

 

Modal

Perhitungkan setiap aspek dengan cermat untuk mengetahui dengan rinci besaran modal yang dibutuhkan. Anda bisa bertanya pada orang yang lebih berpengalaman atau cari informasi di internet. Selain itu, lebih dulu lakukan survei harga pada beberapa salon di sekitar tempat Anda. Ini perlu agar harga layanan salon Anda bisa bersaing di pasaran.

 

Memahami tren terkini

Sama seperti fashion, usaha di bidang kecantikan punya tren tersendiri. Mulai dari tren gaya rambut, perawatan rambut, hingga produk kecantikan yang tengah populer. Contoh lain, Anda bisa menambahkan layanan salon mobile atau panggilan ke rumah pelanggan. Ini dapat menjadi faktor pembeda salon Anda dengan usaha salon rumahan lainnya.

 

Melakukan Persiapan Usaha Salon

Usai tahap perencanaan, waktunya Anda melakukan persiapan usaha. Apa saja?

 

Ruang usaha

Untuk salon rumahan, ruangan ideal adalah ruangan yang terletak di bagian depan rumah. Misalnya, ruang tamu atau garasi. Anda bisa menyulap ruangan tersebut dengan tampilan sederhana, tetapi fungsional dan menarik. Plus, jaga kebersihan dan kenyamanan agar pelanggan betah berada di salon walau harus menunggu giliran.

 

Peralatan salon

Anda bisa membeli beberapa perabotan dan peralatan salon sesuai modal yang ada. Berikut barang yang harus lebih dulu Anda beli untuk mengisi salon rumahan.

1. Kursi dan cermin

Ini merupakan bagian paling penting dalam sebuah salon, tetapi Anda pun bisa memakai furnitur yang sudah ada di rumah. Sambil usaha berjalan, pelan-pelan Anda bisa menyisihkan sebagian laba untuk membeli kursi dan cermin yang lebih layak.

2. Peralatan salon

Beli peralatan dasar lebih dulu sesuai layanan salon Anda, seperti gunting rambut, sisir, hair dryer, handuk, dan produk perawatan rambut.

3. Tempat cuci rambut

Tidak hanya memudahkan Anda mencuci rambut pelanggan, tetapi juga membuat mereka merasa nyaman dan menikmati layanan salon.

4. Kursi tunggu

Bisa jadi Anda sedikit sangsi dengan pembelian kursi tunggu. Namun, perabotan ini penting agar pelanggan dapat menunggu saat salon sedang ramai. Sediakan majalah, buku, atau televisi sebagai pelengkap ruang tunggu salon.

5. Pendingin ruangan

Demi kenyamanan pelanggan, Anda wajib memasang pendingin ruangan di salon. Anda pun bisa berkonsentrasi bekerja tanpa harus menyeka keringat berulang kali.

6. Contoh model potongan rambut

Tempelkan beberapa contoh model potongan rambut di dinding salon. Bisa juga menaruh majalah-majalah di meja dekat cermin agar pelanggan bisa mencari referensi model rambut yang diinginkan.

 

Pegawai

Anda tentu belum berpikir untuk mempekerjakan pegawai saat membuka usaha salon rumahan. Jika Anda berperan sebagai hair stylist sekaligus admin, jelas sulit melakoni dua pekerjaan sekaligus, terutama ketika salon sedang ramai. Maka, agar bisa fokus bekerja, sah-sah saja Anda menggaji satu orang pegawai sebagai admin merangkap asisten.

 

Memulai Usaha Salon Rumahan

Usai melakukan persiapan usaha, tiba waktunya membuka salon rumahan. Untuk menarik minat pelanggan, maka Anda harus melakukan 3 hal berikut.

 

Promosi

Tujuan promosi adalah mengenalkan salon rumahan Anda kepada masyarakat sekitar dan calon pelanggan. Setelah memilih nama salon yang mudah diucapkan dan diingat, Anda bisa membuat spanduk dan menyebarkan flyer di beberapa titik keramaian di lingkungan salon.

Untuk menarik minat calon pelanggan, Anda dapat memberikan penawaran khusus jika mereka datang pada periode awal pembukaan salon. Misalnya, potongan harga hingga 10% bagi 10 pelanggan pertama.

Selain itu, ajak keluarga, kerabat, atau teman dekat untuk mencoba layanan salon baru Anda. Boleh saja memberikan mereka harga spesial. Selain memanjakan pelanggan, ini juga berfungsi sebagai bentuk promosi.

Lalu, Anda pun bisa melakukan promosi di media sosial. Isi media sosial Anda dengan konten-konten bermanfaat. Misalnya, tips merawat rambut rontok dan model rambut terbaru. Jadi, follower akun salon Anda pun memperoleh informasi menarik selain mengetahui daftar layanan dan harga.

 

Melayani dengan ramah

Memperoleh pelanggan adalah hal penting dalam menumbuhkan usaha jasa seperti salon. Maka, Anda wajib melayani pelanggan yang datang dengan ramah. Usahakan agar Anda punya standar layanan agar mereka merasa nyaman saat berada di salon. Sesekali beri pelanggan setia Anda reward, seperti gratis blow rambut.

Jika pelanggan puas dengan pelayanan salon, tentu mereka tak segan merekomendasikan salon Anda pada keluarga atau temannya. Jelas bahwa pelayanan ramah juga merupakan bentuk promosi usaha salon Anda, bukan?

 

Konsisten

Namanya saja menjalani usaha, pasti ada pasang surutnya. Salon Anda sepi bukan berarti jadi alasan untuk berhenti menjalani bisnis. Bisa jadi akibat strategi promosi yang belum tepat atau sudah waktunya menambah layanan. Jika memang sudah mengumumkan jam operasional, maka patuhi aturan yang Anda buat sendiri. Meski Anda adalah pemilik, bukan berarti salon bisa buka tutup sesuka hati.

Konsistensi ini juga akan membantu Anda menemukan pelanggan setia. Anda tidak akan pernah tahu kapan calon pelanggan datang ke salon. Lebih baik bersiap sedia dengan buka sesuai jam operasional yang telah ditetapkan, daripada Anda kehilangan rezeki karena menolak pelanggan.

 

Demikianlah tiga tahapan yang harus Anda lalui saat hendak membuka usaha salon rumahan. Semoga setelah mempraktikkan langkah-langkah di atas, salon rumahan Anda bisa terus berkembang dan sukses. Selamat mencoba!

Similar Posts