Contoh Label Makanan dan 10 Tips Mendesainnya

Contoh Label Makanan dan 10 Tips Mendesainnya – Kemasan makanan dan label makanan menjadi salah satu faktor pendukung yang penting dalam penjualan sebuah produk. Label makanan bisa dibuat sesuai dengan tujuan pemasaran dan target yang diinginkan.

Label sederhana memang lebih mudah dipahami oleh pelanggan, tetapi terlalu sederhana seperti hanya logo dan foto produk juga tidak begitu menarik. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dan meriset contoh label makanan yang sesuai dengan selera atau tren di pasaran saat ini.

Namun, terdapat satu hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai pembuatan label makanan produk Anda.

Sebelum mempraktikkan cara membuat label makanan, pastikan Anda sudah menentukan tujuan Anda. Apakah Anda membuat label makanan produk untuk mengidentifikasi, untuk mengiklankan, untuk promosi, atau untuk tujuan lainnya.

Selain itu, Anda harus menyiapkan informasi-informasi penting yang perlu ditampilkan pada label produk makanan, seperti jenis produk, keterangan produk, dan akun media sosial usaha Anda.

Simak artikel ini sampai tuntas, ya, agar Anda bisa menerapkan tips-tips menarik dalam membuat label makanan untuk produk Anda!

Baca juga: 10 Inspirasi Foto Makanan yang Dijamin Bikin Ngiler Pelanggan!


Mengapa Label Makanan pada Produk Anda itu Penting?

10 Tips Mendesain Label Produk Makanan Beserta Contohnya

Anda telah membuat produk yang dapat dibanggakan dan kini waktunya untuk membuat desain label untuk produk yang akan menarik perhatian pelanggan. Mengapa? Karena label sebuah produk pasti akan menjadi salah satu pusat perhatian calon pembeli. Oleh karena itu, ada beberapa informasi yang harus terdapat di sana seperti brand, tanggal kedaluwarsa, serta komposisi.

Fungsi label makanan yang paling utama adalah untuk mengenali produknya atau fungsi identifikasi. Agar mudah dikenali oleh pelanggan, carilah nama brand yang unik, menarik, sederhana, dan juga mudah diingat. Dengan demikian, pelanggan akan sangat dengan mudah mengenali label produk makanan Anda.

Selain itu, contoh label makanan yang baik juga bisa menunjukkan informasi penting soal waktu, tempat, tanggal kedaluwarsa, hingga komposisi yang digunakan untuk membuat makanan tersebut. Dalam hal ini, rangkaian informasi tersebut berperan sebagai fungsi informatif.

Informasi-informasi produk semacam ini sudah jelas pasti dibutuhkan oleh pelanggan. Selain berfungsi sebagai informasi biasa, ini juga akan berfungsi untuk meyakinkan pelanggan bahwa produk makanan Anda bisa dipercaya.

Kalau tidak dicantumkan tanggal kedaluwarsa atau komposisi, misalnya, bisa jadi pelanggan tak akan lagi percaya pada produk Anda, meninggalkan produk Anda dan mencari produk yang lain, atau juga bahkan bisa menganggap bahwa Anda tidak cukup profesional.

Baca juga: Desain Menu Makanan Bisa Tingkatkan Profit Bisnis Kuliner, Caranya?


Ikuti Tips-Tips Berikut Ini untuk Membuat Label Makanan yang Baik

 

mencoba bisnis dropship - cara menjadi dropshipper - packaging 10 Tips Mendesain Label Produk Makanan Beserta Contohnya

1. Gunakan label transparan

Contoh label makanan yang transparan pada saat ini tidak hanya digunakan untuk dekorasi mobil, rumah, kantor atau jendela toko. Anda dapat menggunakan label transparan untuk memberikan kemasan kesan yang terlihat mulus pada produk makanan Anda.

2. Buat sesederhana mungkin

Anda dapat menggunakan desain yang sederhana namun menarik perhatian seperti dengan bentuk persegi panjang atau oval. Setelah itu, Anda dapat menambahkan beberapa gaya di dalamnya seperti dengan menggunakan border dan permainan bentuk huruf. Anda dapat menggabungkannya dengan pita agar terlihat lebih elegan.

3. Gunakan efek warna putih

Untuk mendapatkan efek pencetakan secara langsung dalam kemasan produk makanan, Anda dapat memasukkan tulisan dengan warna putih dalam stiker vinyl. Dengan cara ini, Anda dapat meminimalkan pengeluaran untuk kemasan produk makanan Anda.

4. Jangan lupa cantumkan deskripsi produk makanan Anda

Sebuah label makanan sudah pasti harus menunjukkan nama produk. Selain itu, deskripsi lengkap juga tak kalah penting. Deskripsi tersebut haruslah dapat menjelaskan apa saja kandungan dalam makanan tersebut sehingga konsumen Anda dapat mengetahui apa saja yang terkait dengan produk makanan Anda.

Baca juga: 21 Ide Bisnis Makanan Ringan dari Berbagai Camilan Khas 

5. Perhatikan soal pemilihan warna

Pemilihan warna untuk label produk makanan Anda menjadi hal yang penting. Apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan warna atau warna label produk Anda terlalu sama dengan label-label dari competitor, produk Anda bisa saja tenggelam. Kalau perlu, lakukan riset terhadap label produk para kompetitor sebelum Anda menentukan warna untuk label Anda.

6. Perhatikan pemilihan jenis huruf

Pemilihan jenis huruf juga tidak kalah pentingnya dari pemilihan warna. Anda perlu tetap mempertimbangkan keterkaitan jenis huruf dengan bidang usaha yang Anda miliki. Sebagai contoh, kalau produk makanan Anda menyasar kalangan pria, maka jenis huruf yang fancy dan lentik tidak cocok digunakan. Anda bisa mencoba jenis-jenis huruf yang unik dan menarik lainnya untuk menggaet banyak pelanggan.

7. Perhatikan pemilihan gambar/grafis

Gambar bermakna 1000 kata. Peribahasa ini bisa Anda terapkan pada gambar atau grafis di kemasan produk makanan Anda. Gambar atau grafis juga tak kalah penting untuk menemani label produk pada kemasan. Mengapa? Karena terkadang lebih banyak pelanggan yang lebih suka grafis visual ketimbang grafis huruf.

8. Harus informatif

Anda dapat memasukkan tanggal pembuatan makanan dan kemasan tersebut serta tanggal kedaluwarsanya. Anda juga perlu menjelaskan bahan dan nutrisi apa saja yang terkandung di dalam produk makanan Anda. Dengan hal ini, konsumen akan mengetahui seberapa banyak makanan yang akan mereka konsumsi ketika sedang menjalankan pola makan sehat.

9. Peringatan tentang kesehatan

Ada beberapa yang memakan makanannya tanpa memikirkan isu kesehatan dan ada juga yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Maka dari itu, Anda bisa memberikan penjelasan pada stiker kemasan agar konsumen tidak salah dalam mengkonsumsinya.

10. Masukkan nama dan alamat 

Konsumen tentunya memiliki kepercayaan terhadap merek tertentu. Mereka biasanya membeli produk dari merek favorit mereka. Untuk memastikan bahwa mereka membeli produk yang tepat, mereka tentunya akan melihat nama merek atau perusahaan. Dengan demikian, asal, tempat pembuatan, dan alamat produk menjadi suatu hal yang penting. Maka dari itu, pastikan bahwa label makanan Anda berisi informasi relevan di dalamnya agar konsumen tertarik untuk memesan produk Anda.


Contoh Label Makanan

10 Tips Mendesain Label Produk Makanan Beserta Contohnya

1. Claypot Popo

Dalam penamaan kedainya, Claypot Popo menggunakan konsep function dan emotion. “Claypot” menekankan pada fungsinya, maksudnya adalah fungsi claypot sebagai wadah penyajian makanan. Sementara “Popo” lebih menggarisbawahi sisi emosionalnya, atau sisi “rumahan”-nya. Hal-hal inilah yang dapat Anda jumpai pula dalam contoh label makanan milik Claypot Popo.

2. Pochajjang

Bergaya kedai restoran ala Korea, Pochajjang menawarkan konsep all you can eat (AYCE) bagi pelanggannya. Harganya pun sangat terjangkau, yakni hanya di bawah Rp100.000 saja.

Kedai-kedainya juga menggunakan  tenda berwarna menarik dan mencolok. Warna oranye adalah warna yang dipilih untuk tenda-tenda restorannya. Alasan di balik pemilihan warna tersebut adalah agar calon pembeli bisa dengan mudah menemukan lokasinya.

Baca juga: Tips Membuat Desain Logo Kafe yang Disukai Konsumen 


Moka POS, Aplikasi Kasir untuk Membantu Bisnis Anda

Popoluca The Label - bisnis fashion - aplikasi kasir moka pos - 10 Tips Mendesain Label Produk Makanan Beserta Contohnya

Saat menjalankan bisnis, Anda juga bisa menggunakan aplikasi kasir Moka POS untuk menunjang pengelolaan bisnis Anda. Moka POS adalah aplikasi point of sale yang didesain secara khusus untuk membantu Anda menjalankan bisnis.

Anda bisa memonitor dan mengakses laporan penjualan bisnis Anda kapan saja dan di mana saja secara real time. Anda juga bisa membuat program promo yang bisa Anda tentukan periode aktifnya melalui back office.

Kemudian Anda juga bisa membuat kategori barang, stok, harga, dan barang tambahan dengan menggunakan fitur manajemen inventaris. Anda juga bisa melihat kembali riwayat (history) pesanan ke supplier dan menentukan kapan harus restock bahan.

Moka POS juga bisa membantu Anda mengelola pemesanan dengan baik karena Anda dapat menyimpan dan membuka billing ketika ada transaksi baru. Dengan aplikasi ini, transaksi pembayaran dari konsumen bisa dilakukan menggunakan kartu debit maupun kredit.

Yuk, andalkan aplikasi kasir Moka POS dan gunakan fitur-fitur canggihnya GRATIS selama 14 hari! Kunjungi halaman ini jika ingin mengetahui lebih detail tentang Moka POS. Yuk, coba sekarang!

Similar Posts