Ini Cara Menghitung Modal Akhir dalam Bisnis, Sudah Tahu Belum?

Ini Cara Menghitung Modal Akhir dalam Bisnis, Sudah Tahu Belum? – Mengetahui cara menghitung modal akhir sangat penting Anda ketahui.  Modal akhir adalah sejumlah uang yang diperlukan untuk menjalankan bisnis Anda dalam periode selanjutnya.

Jumlah modal akhir dapat diketahui setelah Anda selesai menghitung laba dan rugi bisnis Anda, berbeda dengan modal awal yang dihitung sebelum bisnis mulai berdiri guna mengetahui berapa biaya yang diperlukan untuk memulai suatu usaha. 

Modal akhir dalam bisnis tidak kalah penting dari menghitung modal awal. Keduanya adalah komponen utama dalam membuat laporan modal, yang sangat dibutuhkan untuk menyusun laporan keuangan.

Manfaat menghitung modal akhir adalah dapat membantu Anda mengetahui berapa banyak jumlah modal masuk yang dapat membantu kelangsungan bisnis Anda, sebagai salah satu sumber informasi perihal keuangan dan stabilitas bisnis Anda, serta sebagai tolok ukur untuk menganalisis dan mengevaluasi keuangan bisnis Anda.

Lantas, bagaimanakah cara menghitung modal akhir dalam bisnis? Pada dasarnya, terdapat dua cara menghitung modal akhir. Jika perusahaan Anda sudah menghasilkan keuntungan selama periode tertentu, maka penghitungan modal akhir akan dilakukan pada saldo laba. Sebaliknya, jika perusahaan Anda mengalami kerugian, maka penghitungan modal akhir akan dilakukan pada saldo rugi. 

Baca juga: 30 Ide Usaha Sampingan Modal Kecil untuk Karyawan

Komponen Penghitungan Modal Akhir

cara menghitung modal akhir 3

Menghitung modal akhir memerlukan beberapa komponen. Untuk lebih jelasnya, berikut ini komponen penghitungan yang harus Anda ketahui terlebih dahulu:

1. Modal Awal

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, modal awal adalah modal yang dibutuhkan untuk memulai suatu bisnis. Menghitung modal awal dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menjumlahkan modal kerja, modal investasi, dan modal operasional.

2. Untung/Rugi

Untung atau laba adalah keuntungan bersih yang Anda dapatkan dari kegiatan bisnis Anda. Cara menghitungnya adalah dengan mencari selisih dari pendapatan dan biaya. Jika selisihnya di atas nol rupiah, maka itulah keuntungan yang Anda dapatkan.

Sebaliknya, rugi adalah jumlah pengeluaran yang melebihi jumlah pendapatan. Jadi, jika hasil selisih pendapatan dan biaya berada di bawah nol rupiah, maka catatkan hasil selisih tersebut sebagai kerugian.

3. Prive

Prive adalah penarikan uang yang Anda lakukan sebagai pemilik bisnis, baik untuk keperluan usaha maupun untuk keperluan pribadi. Penarikan dana oleh pemilik ini akan dicatatkan pada bagian modal yang dimiliki oleh sang pemilik tersebut. Artinya, perusahaan akan memberikan sejumlah uang tunai kepada pemilik atas sebagian modal yang dimiliki oleh pemilik perusahaan. 

Baca juga: Cara Menghitung Laba Bersih untuk Bisnis Anda


Cara Menghitung Modal Akhir Bisnis

cara menghitung modal akhir 4

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penghitungan modal akhir dilakukan pada saldo laba dan saldo rugi, tergantung performa yang dicatatkan oleh sebuah perusahaan. Penghitungan modal akhir di masing-masing saldo ini memiliki sedikit perbedaan, berikut lebih jelasnya.

1. Saldo laba

Jika perusahaan Anda menghasilkan keuntungan, maka ini cara menghitung modal akhir:

Modal Akhir = Modal Awal + (Laba – Prive)

2. Saldo rugi

Sebaliknya jika perusahaan Anda mengalami kerugian, maka cara menghitung modal akhir untuk bisnis Anda adalah:

Modal Akhir = Modal Awal + (Rugi + Prive)

Baca juga: Jenis Laporan Keuangan, Pengertian, dan Fungsinya dalam Bisnis

Itu dia cara menghitung modal akhir bisnis yang bisa dengan mudah Anda gunakan. Dengan menghitung modal akhir, Anda akan mampu mengukur bagaimana kelanjutan bisnis Anda. 

Jika ternyata tidak terdapat cukup modal untuk melanjutkan bisnis, maka Anda bisa langsung mencari sumber pendanaan. Dengan demikian, kegiatan operasional bisnis Anda tidak akan terhenti, sehingga arus kas perusahaan Anda tidak akan terganggu.

cara menghitung modal akhir 5

Anda membutuhkan laporan keuangan yang akurat untuk menghitung modal akhir dengan mudah. Untuk itu, Anda membutuhkan aplikasi kasir yang dapat diandalkan. 

Aplikasi kasir toko yang mampu memenuhi segala kebutuhan bisnis Anda adalah Moka POS. Moka POS hadir dalam beragam fitur yang dapat memudahkan setiap pebisnis dalam menjalankan usahanya. Mulai dari pencatatan transaksi, manajemen stok, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan masih banyak lagi.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, bisa jadi langkah tepat untuk Anda agar bisa fokus mengembangkan strategi bisnis lebih jauh lagi.

Ingin tahu bagaimana Moka POS bisa membantu meringankan pekerjaan Anda? Yuk, klik banner di bawah ini, ya.

Similar Posts