Bright Printing, Memperluas Bisnis Lewat Pinjaman Modal di Moka Capital

Dunia fashion merupakan dunia dengan tren yang selalu berubah. Inilah yang membuat para pengusaha di bidang fashion harus memutar otak mencari desain terbaru untuk para pelanggannya. Melihat peluang bisnis tersebut, Reonal Gulton pun memutuskan untuk mendirikan Bright Printing. Kesuksesannya melalui Bright Printing bahkan dapat mengantarkan Reonal mendapatkan suntikan pinjaman dana melalui Moka Capital. Yuk, disimak kisahnya!

Bright Printing sendiri merupakan bisnis digital printing khusus untuk mencetak tekstil berbahan polyester. Beberapa pelanggan datang ke tempat Reonal untuk mencetak bahan yang nantinya akan disulap menjadi produk yang akan kembali mereka jual, misalnya untuk baju bola, hijab, dress, dan lain sebagainya.

Ide ini muncul ketika ia pertama kali ketika ia melihat saudaranya memiliki mesin printing kain dari Tiongkok. Setelah ia mempelajari cara kerjanya, ia pun memutuskan untuk membeli mesin ini dan mendirikan Bright Printing. Namun karena ia melihat banyak kendala dari mesin asal Tiongkok ini, ia membeli mesin yang lebih bagus buatan Jepang.

bright printing, moka capital Para pegawai Bright Printing sedang bekerja.

Setelah mengganti mesin menjadi yang lebih bagus, kapasitas pesanan yang dapat ia kerjakan meningkat jadi lebih banyak. Ia pun menambah mesin untuk meningkatkan jumlah kain yang bisa dicetaknya. Dari sini lah ia sadar bahwa usahanya semakin maju.

Pada saat mulai merintis bisnis ini, tantangan terberat yang dirasakan Reonal adalah mencari pelanggan. Awal mula bisnis ini berjalan, ia jarang sekali menerima orderan. Beruntung dengan adanya media sosial seperti Instagram, ia bisa mendapatkan pelanggan yang baru. Ia pun mengaku bahwa 90 persen pelanggannya datang dari Instagram. Sebagian besar pelanggannya datang dari para pengusaha di bidang ritel. Lalu soal strategi pemasaran, metode yang ia pakai adalah melalui Instagram Ads dan Google AdSense.

Bright Printing pun tidak muluk-muluk ketika melayani pelanggannya. Jika ada pelanggan yang ingin mencetak bahan sepanjang satu meter saja pun akan ia layani. Namun ia juga mengingatkan bahwa semakin banyak jumlahnya, harganya bisa sampai 50 persen lebih murah.

bright printing, moka capital Proses pencetakan sedang dilakukan.

Untuk memperbesar bisnis yang dimiliki, tentunya peran modal sangatlah penting. Ada banyak cara untuk mendapatkan suntikan modal, yang salah satunya adalah dengan mengajukan pinjaman. Sebagai pengguna Moka yang juga ingin terus mengembangkan bisnisnya, Reonal memutuskan untuk menggunakan fitur Moka Capital yang dapat diakses di Backoffice Moka. Fitur ini memberi kesempatan Reonal untuk mengajukan pinjaman modal kurang lebih sebesar 200 juta rupiah tanpa jaminan.

“Awalnya, saya mengajukan Moka Capital hanya ingin coba-coba, apakah pengajuan saya bisa disetujui atau tidak. Karena saya pikir ini menguntungkan, bisa pinjam kurang lebih 200 juta rupiah tapi tidak pakai jaminan. Beda sama bank yang prosesnya lebih rumit. Lalu setelah saya mengajukan, ternyata disetujui,” ujar Ronal.


Reonal Gulton, pemilik Bright Printing.

Setelah disetujui, suntikan modal ini rencananya hendak digunakan Reonal untuk membeli bahan-bahan serta peralatan lainnya yang belum ia miliki. Ia berencana memperluas jasa yang ditawarkan oleh Bright Printing yakni dengan mengeluarkan produk sendiri yang bisa ia jual, seperti kaos misalnya.

Ia juga mengakui bahwa proses pengajuan pinjaman Moka Capital hanya memakan waktu 3 hingga 5 hari kerja. Dan seluruh proses pengajuan ini cukup dimulai dengan mengklik tombol Moka Capital di Backoffice yang bisa mereka akses kapan saja dan dari mana saja.

Similar Posts